Heat Treatment Untuk Meningkatkan Nilai Kekerasan Pada Mata Pisau Alat Pengupas Dan Pemisah Kulit Buah Kacang Hijau Dengan Variasi Holding Time
Isi Artikel Utama
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan nilai kekerasan pada mata pisau alat pengupas dan pemisah kulit buah kacang hijau dengan metode heat treatment menggunakan variasi holding time dan media pendinginan. Spesimen yang digunakan adalah baja karbon rendah dengan ketebalan 10 mm, yang diberi perlakuan panas pada suhu 800°C dan dilanjutkan dengan holding time selama 15, 30, dan 45 menit. Media pendinginan yang digunakan adalah air dan oli. Pengujian kekerasan dilakukan menggunakan metode Rockwell. Hasil penelitian menunjukkan bahwa holding time dan jenis media pendingin berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kekerasan baja. Nilai kekerasan tertinggi diperoleh pada holding time 45 menit dengan media pendingin oli, yaitu sebesar 34,98 HRC. Dengan demikian, proses heat treatment efektif dalam meningkatkan sifat mekanik, khususnya kekerasan, pada baja karbon rendah untuk aplikasi alat pertanian.
##plugins.themes.bootstrap3.displayStats.downloads##
Rincian Artikel
Bagian
Referensi
[1] Adipura, A., & Nafi, M. (2022). Analisa Pengaruh Heat Treatment Tempering dengan Variasi Waktu Tahan dan Media Pendingin terhadap Sifat Mekanik Baja Karbon Rendah. Senakama: Prosiding Seminar Nasional Karya Ilmiah Mahasiswa, 1(1), 203–212.
[2] Albar, Y. (2023). Optimalisasi Perawatan Sistem Pelumasan Guna Menunjang Performa Mesin Induk pada MV. Pelican Gem. Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran Jakarta.
[3] Bashori, H. (2020). Uji Material Aluminium Paduan dengan Metode Kekerasan Rockwell. J. Mech. Manuf. Technol, 1(1).
[4] Fuadi, Z., & Rahmadiawan, D. (2023). Tribologi Pelumasan: Pelumas Terbarukan. Syiah Kuala University Press.
[5] Handoyo, Y. (2015). Pengaruh Quenching dan Tempering pada Baja JIS Grade S45C terhadap Sifat Mekanis dan Struktur Mikro Crankshaft. Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, 3(2), 102–115.
[6] Jordi, M., Yudo, H., & Jokosisworo, S. (2017). Analisa Pengaruh Proses Quenching dengan Media Berbeda terhadap Kekuatan Tarik dan Kekerasan Baja St 36 dengan Pengelasan SMAW. Jurnal Teknik Perkapalan, 5(1).
[7] Khakim, A. L. (2020). Pengaruh Variasi Media Pendingin pada Sifat Mekanis Baja Karbon Rendah untuk As Roda Sepeda Motor. Universitas Pancasakti Tegal.
[8] Mersilia, A., Karo, P. K., & Supriyatna, Y. I. (2017). Pengaruh Heat Treatment dengan Variasi Media Quenching Air Garam dan Oli terhadap Struktur Mikro dan Nilai Kekerasan Baja Pegas Daun AISI 6135. Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika, 4(2).
[9] Panjaitan, A. (2015). Pengaruh Bahan Baku Arang Aktif pada Proses Carburizing terhadap Sifat Mekanis Baja Bohler EMS-45 untuk Center Dead Mesin Bubut Konvensional. Mekanik, 1(2), 329143.
[10] Rifnaldy, R., & Mulianti, M. (2019). Pengaruh Perlakuan Panas Hardening dan Tempering terhadap Kekerasan (Hardness) Baja AISI 1045. Ranah Research: Journal of Multidisciplinary Research and Development, 1(4), 950–959.
[11] Sidiq, M. F., & Wilis, G. R. (2021). Analisa Penguatan Mata Pisau Mesin Pencacah Sampah Organik dengan Proses Heat Treatment Bertingkat. Jurnal Crankshaft, 4(1), 93–102.
[12] Wahyudi, T. C., Nugroho, E., Budiyanto, E., & Maktum, M. F. (2021). Kaji Eksperimen Pengaruh Variasi Temperatur Pemanasan dan Media Pendingin pada Proses Quenching terhadap Perubahan Kekerasan Sprocket Gear Sepeda Motor. Teknika Sains: Jurnal Ilmu Teknik, 6(1), 17–23.