Evaluasi  Pengukuran Taraf  Kebisingan dan Getaran di Kapal untuk Menjamin Lingkungan Kerja yang Aman  dan Nyaman bagi Awak Kapal

Isi Artikel Utama

Yonifia Ximenes

Abstrak

Evaluasi pengukuran tingkat kebisingan dan getaran di kapal dilakukan  agar dapat menjamin suasana kerja yang aman  dan nyaman bagi awak kapal. Pengukuran ini dilakukan di berbagai lokasi kritis di kapal, seperti ruang mesin, anjungan, dan ruang tinggal awak, menggunakan alat ukur kebisingan dan getaran sesuai standar ISO 6954:2000 dan regulasi SOLAS 2020. Hasil pengujian menunjukkan bahwa tingkat kebisingan dan getaran berada dalam batas maksimum yang diizinkan, yaitu 6 hingga 8 mm/s dan sesuai dengan standar yang ditetapkan, sehingga kondisi lingkungan kerja dinilai aman dan memenuhi ketentuan kesehatan. Selain itu, pengaturan waktu kerja berdasarkan tingkat kebisingan juga dilakukan untuk melindungi kesehatan pekerja dari bahaya paparan suara yang berlebihan. Penelitian ini menegaskan pentingnya manajemen lingkungan kerja di kapal untuk mencegah risiko kesehatan dan menjaga kenyamanan awak selama berlayar, serta memberikan rekomendasi perbaikan untuk peningkatan keamanan dan kesehatan di lingkungan kapal.

##plugins.themes.bootstrap3.displayStats.downloads##

##plugins.themes.bootstrap3.displayStats.noStats##

Rincian Artikel

Bagian

Articles

Referensi

[1] ISO. Mechanical vibration — Guidelines for measurement and evaluation of vibration severity. ISO 6954:2000. Geneva: International Organization for Standardization; 2000.

[2] IMO. International Convention for the Safety of Life at Sea (SOLAS). Chapter II II 1, Regulation 3-1. London: International Maritime Organization; 2020.

[3] Setiyawan O. Analisa estimasi tingkat kebisingan di kamar mesin dan ruang akomodasi pada kapal riset dengan penggerak motor listrik. Jurnal Perkapalan. 2015;3(1):45-55.

[4] Djamal M. Pengaruh getaran terhadap kesehatan awak kapal di laut. Jurnal Kesehatan Kerja. 2012;7(2):123-130.

[5] Sharma RK, Sethi SP. Effect of vibration and noise on human health. Int J Acoust Vib. 2016;21(2):89- 98.

[6] Yamin M. Pengukuran kebisingan di lingkungan industri maritim. Jurnal Teknik Perkapalan. 2018;9(3):157-164.

[7] Kementerian Kelautan dan Perikanan RI. Pedoman pengelolaan lingkungan kapal laut. Jakarta: Ditjen Perhubungan Laut; 2021.

[8] Arifin M. Manajemen risiko kebisingan dan getaran di kapal industri. Jurnal Manajemen Maritim. 2019;4(2):88-95.

[9] ISO. Mechanical vibration and shock — Guidelines for measurement of vibration severity. ISO 16819:2012. Geneva: International Organization for Standardization; 2012.

[10] Setiyawan O. Analisis tingkat kebisingan dan getaran di kapal: studi kasus di kapal riset. Jurnal Teknologi Kelautan. 2017;8(2):27-36.