Analisis Kebisingan dan Getaran pada Kamar Mesin Kapal Noise and Vibration Analysis in Ship Engine Rooms

Isi Artikel Utama

Johanes Candra Am'isa

Abstrak

Kebisingan dan getaran yang terjadi di ruang mesin kapal dapat berpengaruh signifikan terhadap kesehatan kru serta kenyamanan penumpang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kebisingan dan getaran pada kapal riset yang menggunakan penggerak motor listrik. Metode yang digunakan meliputi pengukuran kebisingan dan getaran dengan alat khusus untuk mengevaluasi dampak terhadap kesehatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata tingkat kebisingan mencapai 102,7 dB, melebihi ambang batas yang ditetapkan sebesar 85 dB. Oleh karena itu, penggunaan alat pelindung telinga (APD) sangat dianjurkan untuk mengurangi risiko kesehatan. Meskipun kebisingan pada kendaraan tersebut tidak serta-merta membuatnya tidak disukai, penting untuk meneliti lebih lanjut tentang dampak kebisingan dan getaran yang dirasakan oleh operator mesin dalam jangka waktu lama, karena hal ini dapat memengaruhi kesehatan mereka. Penelitian ini diperlukan untuk meminimalkan tingkat kebisingan kapal melalui pemahaman karakteristik kebisingan itu sendiri. Tingkat kebisingan yang berlebihan dapat membawa dampak negatif yang serius, baik dari segi kesehatan, psikologis, maupun teknis.

##plugins.themes.bootstrap3.displayStats.downloads##

##plugins.themes.bootstrap3.displayStats.noStats##

Rincian Artikel

Bagian

Articles

Referensi

[1] International Maritime Organization (IMO). (2014).

[2] Code on Noise Levels on Board Ships. London: IMO.

[3] American Bureau of Shipping (ABS). (2019). Guide for Passenger Comfort on Ships. Houston: ABS.

[4] Badan Standar Nasional (BSN). (2011). Nilai Ambang Batas Faktor Fisika dan Faktor Kimia di Tempat Kerja. Jakarta: BSN.

[5] Dirjen, P2M dan PLP Departemen Kesehatan RI. (1993). Pelatihan Petugas Pengawas Tingkat Kebisingan Model III. Jakarta.

[6] Halliday, D. (1990). Fisika. Penerbit Erlangga. Jakarta.

[7] Harrington, J. & Gill, F.S. (2005). Buku Saku Kesehatan Kerja. Edisi 3. Penerbit EGC Cetakan I. Jakarta.

[8] Mustar Rusli. (2008). Tesis: Pengaruh Kebisingan dan Getaran terhadap Perubahan Tekanan Darah Masyarakat yang Tinggal di Pinggiran Rel Kereta Api. USU: Sumatera Utara.

[9] Sigit Prabawa. (2009). Analisis Kebisingan dan Getaran Mekanis pada Mesin Traktor (Hendrawan, 2020)

[10] Suma'mur P.K. (1996). Higiene Perusahaan dan Kesehatan Kerja. Jakarta: PT. Gunung Agung.

[11] SNI 7231:2009. (2009). Metode Pengukuran Tingkat Kebisingan di Tempat Kerja. Jakarta: Badan Standardisasi Nasional.

[12] ISO 2631-1:1997. (1997). Mechanical vibration and shock -- Evaluation of human exposure to whole-body vibration -- Part 1: General requirements. Geneva: International Organization for Standardization.